10 ciri template blog yang baik dan "menghasilkan"
Berikut adalah beberapa ciri-ciri template blog yang bagus:
#1 Responsive
Tamplate blogger resposive adalah template yang mampu menyesuaikan tampilannya terhadap banyak ukuran layar. Jadi jika dilihat dari layar desktop maupun dari layar smartphone tampilan blog akan tetap bagus.
Apalagi setelah Google merilis algoritma mobilegeddon yang lebih mengutamakan blog yang mobile friendly.
#2 Kecepatan Loading
Kecepatan loading suatu blog tak lepas dari penggunaan template blog itu sendiri. Biasanya, kecepatan website berbanding terbalik dengan keindahan blog, karna penggunaan javascript dan css dalam mempercantik tampilan blog akan membuat loading blog semakin lambat.
#3 Auto-Resize image
Fitur ini akan melakukan resize pada gambar sesuai dengan lebar dan tinggi visible-area gambar itu sendiri.
Fitur ini biasanya digunakan untuk menentukan ukuran gambar secara dinamis pada beberapa widget / bagian blog. Seperti misalnya mengatur ukuran thumbnail post, related post, popular post, dan lain sebagainya.
#4 Struktur Data
Sebuah blog haruslah menggunakan struktur data yang baik, karena dengan adanya struktur data yang baik akan dapat meningkatkan kualitas seo blog. Terstruktur ataupun tidaknya suatu blog pastilah dipengaruhi oleh template. karena pada template itu sendiri tag-tag data diletakkan, seperti : tanggal, penulis, menu button, navigasi, widget dan lain-lain.
Penggunaan struktur data yang jelek akan membuat tampilan blog anda berantakan, dan membuat pusing para pembacanya. Selain itu dengan struktur data yang jelek dan tidak jelas, akan memperlambat crawl seacrh engine yang akan membuat blog ataupun artikel akan lama terindex.
Gunakan structured data testing tool untuk memeriksa struktur data blog anda, apakah terdapat error atau tidak.
#5 Memasang Alt Text pada Thumbnail
Thumbnail adalah istilah untuk gambar kecil yang mewakili setiap artikel yang berada pada beranda atau home blog.
Menggunaan tag alt pada thumbnail sangatlah penting, karena Google akan memanfaatkan semua informasi tersebut untuk memberikan hasil pencarian yang terbaik.
#6 Mempunyai Breadcumb
Sebuah menu navigasi/ penunjuk arah halaman yang sedang dibuka berupa link horisontal berurut yang diawali dengan menu Home/Beranda > Label > Judul Halaman Yang Sedang Dibuka.
Fungsi dari menu Breadcrumb adalah untuk mempermudah pengunjung melacak lokasi dalam dokumen dan kembali ke awal halaman/ home-page. Dengan memasang breadcrumb navigation pada web/blog akan membuat konten/postingan blog lebih cepat terindex.
#7 Terdapat Tag Heading H1 - H3
Intinya! Search Engine akan membaca halaman blog secara keseluruhan dimulai dari kiri atas sampai kanan bawah. Jadi penting sekali menempatkan Tag H1 pada kalimat pertama pada konten blog.
Akan tetapi, untuk penggunaan H1 (heading utama) tidak boleh berlebihan, satu halaman cuma boleh mengandung satu tag H1 saja. kenapa ? Karena Mesin Pencari membaca H1 sebagai judul, apa yang di tulis di dalam tag tersebut akan dianggap yang paling penting dari keseluruhan isi artikel tersebut.
Selain H1, menempatkan H2 dan H3 pada konten yang berada pada halaman tersebut juga penting. Seperti contoh blog ini menempatkan H1 pada Tag Judul dan H2 pada Tag Judul Widget, atau pada Subheading.
#8 Memiliki Widget Relate Post dan Artikel Terkait
Penggunaan widget relate posts, artikel terkait ataupun baca juga wajib dipunyai oleh setiap template, karena penggunaan widget tersebut berguna untuk menurunkan Bounce Rate suatu blog.
Bounce rate adalah besar kecilnya persentase pengunjung yang hanya membuka satu halaman pada sebuah situs. Dengan kata lain, jika pengunjung datang ke sebuah halaman artikel lalu tidak melakukan aktifitas apa-apa k setelahnya, maka google akan menghitung dan menambahkan kunjungan tadi sebagai Bounce Rate.
#9 Memiliki Meta Tag Open Graph Sosial Media
Meta tag open graph adalah suatu bentuk tag kepemilikan blog dalam sosial media. Pengaruhnya adalah ketika situs di share ke social media, Anda dapat menentukan gambah hasil share, menentukan tulisan pada kotak preview, dan lain-lain.
Penggunaan meta tag sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas suatu blog, namun perlu diketahui tidak semua meta tag harus digunakan pada blog, ada beberapa meta tag yang memang sangat diperlukan pada blog, misal; meta tag open graph sosial media.
#10 Menggunakan Meta Tag Deskripsi dan Keyword
Selain penggunaan meta tag open graph sosial media, penggunaan meta tag deskripsi dan keyword juga menjadi keharusan pada setiap template.
Penggunaan meta tag deskripsi berfungsi sebagai kata perwakilan yang mewakilkan seluruh isi artikel pada search engine.
Fungsi meta tag keyword adalah untuk memberitaukan kepada search engine kata kunci yang kita gunakan pada blog ataupun artikel blog.
#1 Responsive
Tamplate blogger resposive adalah template yang mampu menyesuaikan tampilannya terhadap banyak ukuran layar. Jadi jika dilihat dari layar desktop maupun dari layar smartphone tampilan blog akan tetap bagus.
Apalagi setelah Google merilis algoritma mobilegeddon yang lebih mengutamakan blog yang mobile friendly.
#2 Kecepatan Loading
Kecepatan loading suatu blog tak lepas dari penggunaan template blog itu sendiri. Biasanya, kecepatan website berbanding terbalik dengan keindahan blog, karna penggunaan javascript dan css dalam mempercantik tampilan blog akan membuat loading blog semakin lambat.
#3 Auto-Resize image
Fitur ini akan melakukan resize pada gambar sesuai dengan lebar dan tinggi visible-area gambar itu sendiri.
Fitur ini biasanya digunakan untuk menentukan ukuran gambar secara dinamis pada beberapa widget / bagian blog. Seperti misalnya mengatur ukuran thumbnail post, related post, popular post, dan lain sebagainya.
#4 Struktur Data
Sebuah blog haruslah menggunakan struktur data yang baik, karena dengan adanya struktur data yang baik akan dapat meningkatkan kualitas seo blog. Terstruktur ataupun tidaknya suatu blog pastilah dipengaruhi oleh template. karena pada template itu sendiri tag-tag data diletakkan, seperti : tanggal, penulis, menu button, navigasi, widget dan lain-lain.
Penggunaan struktur data yang jelek akan membuat tampilan blog anda berantakan, dan membuat pusing para pembacanya. Selain itu dengan struktur data yang jelek dan tidak jelas, akan memperlambat crawl seacrh engine yang akan membuat blog ataupun artikel akan lama terindex.
Gunakan structured data testing tool untuk memeriksa struktur data blog anda, apakah terdapat error atau tidak.
#5 Memasang Alt Text pada Thumbnail
Thumbnail adalah istilah untuk gambar kecil yang mewakili setiap artikel yang berada pada beranda atau home blog.
Menggunaan tag alt pada thumbnail sangatlah penting, karena Google akan memanfaatkan semua informasi tersebut untuk memberikan hasil pencarian yang terbaik.
#6 Mempunyai Breadcumb
Sebuah menu navigasi/ penunjuk arah halaman yang sedang dibuka berupa link horisontal berurut yang diawali dengan menu Home/Beranda > Label > Judul Halaman Yang Sedang Dibuka.
Fungsi dari menu Breadcrumb adalah untuk mempermudah pengunjung melacak lokasi dalam dokumen dan kembali ke awal halaman/ home-page. Dengan memasang breadcrumb navigation pada web/blog akan membuat konten/postingan blog lebih cepat terindex.
#7 Terdapat Tag Heading H1 - H3
Intinya! Search Engine akan membaca halaman blog secara keseluruhan dimulai dari kiri atas sampai kanan bawah. Jadi penting sekali menempatkan Tag H1 pada kalimat pertama pada konten blog.
Akan tetapi, untuk penggunaan H1 (heading utama) tidak boleh berlebihan, satu halaman cuma boleh mengandung satu tag H1 saja. kenapa ? Karena Mesin Pencari membaca H1 sebagai judul, apa yang di tulis di dalam tag tersebut akan dianggap yang paling penting dari keseluruhan isi artikel tersebut.
Selain H1, menempatkan H2 dan H3 pada konten yang berada pada halaman tersebut juga penting. Seperti contoh blog ini menempatkan H1 pada Tag Judul dan H2 pada Tag Judul Widget, atau pada Subheading.
#8 Memiliki Widget Relate Post dan Artikel Terkait
Penggunaan widget relate posts, artikel terkait ataupun baca juga wajib dipunyai oleh setiap template, karena penggunaan widget tersebut berguna untuk menurunkan Bounce Rate suatu blog.
Bounce rate adalah besar kecilnya persentase pengunjung yang hanya membuka satu halaman pada sebuah situs. Dengan kata lain, jika pengunjung datang ke sebuah halaman artikel lalu tidak melakukan aktifitas apa-apa k setelahnya, maka google akan menghitung dan menambahkan kunjungan tadi sebagai Bounce Rate.
#9 Memiliki Meta Tag Open Graph Sosial Media
Meta tag open graph adalah suatu bentuk tag kepemilikan blog dalam sosial media. Pengaruhnya adalah ketika situs di share ke social media, Anda dapat menentukan gambah hasil share, menentukan tulisan pada kotak preview, dan lain-lain.
Penggunaan meta tag sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas suatu blog, namun perlu diketahui tidak semua meta tag harus digunakan pada blog, ada beberapa meta tag yang memang sangat diperlukan pada blog, misal; meta tag open graph sosial media.
#10 Menggunakan Meta Tag Deskripsi dan Keyword
Selain penggunaan meta tag open graph sosial media, penggunaan meta tag deskripsi dan keyword juga menjadi keharusan pada setiap template.
Penggunaan meta tag deskripsi berfungsi sebagai kata perwakilan yang mewakilkan seluruh isi artikel pada search engine.
Fungsi meta tag keyword adalah untuk memberitaukan kepada search engine kata kunci yang kita gunakan pada blog ataupun artikel blog.

0 Response to "10 ciri template blog yang baik dan "menghasilkan""
Post a Comment